Home > hipnotis Surabaya Yogyakarta

hipnotis Surabaya Yogyakarta

Chile - The American - Hipnotis Surabaya Jakarta Denpasar Yogya

Category : , , , , Off

Chile and The American

" Hipnotis Yogyakarta Jogja Surabaya Denpasar Jakarta "

Akhirnya drama pembebasan puluhan lebih tepatnya 33 penambang Chile bisa berjalan dengan sukses, tapi mungkin lebih tepatnya penyelamatan karena dalam aksi yang mendebarkan ini tidak ada satupun penambang Chile yang menjadi korban alias selamat dan detik - detik penyalamatan ini juga di saksikan lsg Oleh Presiden Chile yakni Sebastian Pinera, sebelumnya yang kita ketahui Chile adalah negara yang mengandalkan lebih dari 50% untuk pendapatannya dan kejadian ini malah membuat Nama presiden Chile Sebastian Pinera makin tenar karena menunjukan kepedulian pada rakyatnya, lebih dari itu peristiwa mengharukan ini juga di liput ribuan media dari berbagai dunia salah satunya adalah dari The American, Kanada, Perancis, Jerman...

Semua media berlomba - lomba untuk meliput karena ini memang termasuk kejadian langkah yang baru pertama terjadi dalam sejarah pertamabang di Dunia termasuk salah satunya The American. KArena betapa tidak 33 penambang masih bisa selamat dalam waktu 2 blan lebh di bawah tanah...

Keyword: " Hipnotis, Meta Hipnotis, Al amin Ibnu, belajar hipnotis Jakarta & Yogyakarta, hipnotis Surabaya, Denpasar, Jogjakarta "

Sejarah Kota Surabaya (Hipnotis)

Category : , , , Off

Sejarah Surabaya



Manfaat kota Surabaya sebagai kota pelabuhan sangat penting sejak lama. Saat itu sungai Kalimas merupakan sungai yang dipenuhi perahu-perahu yang berlabuh ke Surabaya.
Kota Surabaya juga sangat berkaitan dengan revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak penjajahan Belanda maupun Jepang, rakyat Surabaya (Arek Suroboyo) bertempur habis-habisan untuk merebut kemerdekaan. Puncaknya pada tanggal 10 Nopember 1945, Arek Suroboyo berhasil menduduki Hotel Oranye (sekarang Hotel Mojopahit) yang saat itu menjadi simbol kolonialisme. Karena kegigihannya itu, maka setiap tanggal 10 Nopember, Indonesia memperingatinya sebagai hari Pahlawan.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa Surabaya sudah ada jauh sebelum zaman kolonial, seperti yang tercantum dalam prasasti Trowulan I berangka 1358 M. Dalam prasasti tersebut terungkap bahwa Surabaya (Churabhaya) masih berupa desa ditepian sungai Berantas sebagai salah satu tempat penyeberangan penting sepanjang sungai tersebut.
Surabaya (Churabhaya) juga tercantum dalam pujasastra Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca tentang perjalanan pesiar baginda Hayam Wuruk pada tahun 1385 M dalam pupuh XVII (bait ke 5, baris terakhir)
Walaupun bukti tertulis tertua mencantumkan nama Surabaya berangka tahun 1358 M Pprasasti Trowulan) dan 1365 M (Negara Kertagama), para ahli menduga bahwa Surabaya sudah ada sebelum tahun-tahun tersebut.
( keyword: "Hipnotis - Kursus Pelatihan Hipnotis - Hipnotis Jakarta Denpasar - Hipnotis Surabaya Yogyakarta" )
Menurut hipotesis Von Faber, Surabaya didirikan tahun 1275 M oleh Raja Kertanegara sebagai tempat pemukiman baru bagi prajuritnya yang berhasil menumpas pemberontakan Kemuruhan tahun 1270 M. Hipotesis yang lain mengatakan bahwa Surabaya dulu bernama Ujung Galuh.
Versi lain mengatakan bahwa nama Surabaya berasal dari cerita tentang perkelahian hidup dan mati Adipati Jayengrono dan Sawunggaling. Konon setelah mengalahkan tentara Tartar, Raden Wijaya mendirikan sebuah Keraton di Ujung Galuh dan menempatkan Adipati Jayengrono untuk memimpin daerah itu. Lama-lama karena menguasai ilmu Buaya, Jayengrono makin kuat dan mandiri sehingga mengancam kedaulatan Majapahit. Untuk menaklukkan Jayengrono diutuslah Sawunggaling yang menguasai ilmu Sura. Adu kekuatan dilakukan dipinggir sungai Kalimas dekat Peneleh. Perkelahian adu kesaktian itu berlangsung selama tujuh hari tujuh malam dan berakhir dengan tragis, karena keduanya meninggal kehabisan tenaga.
Kata “ SURABAYA “ juga sering diartikan secara filosofis sebagai lambang perjuangan antara darat dan air, antara tanah dan air. Selain itu dari kata Surabaya juga muncul mitos pertempuran antara ikan Suro (Sura) dan Boyo (Baya atau Buaya), yang menimbulkan dugaan bahwa nama Surabaya muncul setelah terjadinya peperangan antara ikan Sura dan Buaya (Baya)
Supaya tidak menimbulkan kesimpang-siuran dalam masyarakat maka Walikotamdya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya, dijabat oleh Bapak Soeparno, mengeluarkan Surat Keputusan No. 64/WK/75 tentang penetapan hari jadi kota Surabaya. Surat Keputusan tersebut menetapkan tanggal 31 Mei 1293 sebagai tanggal hari jadi kota Surabaya. Tanggal tersebut ditetapkan atas kesepakatan sekelompok sejarahwan yang dibentuk oleh Pemerintah Kota bahwa nama Surabaya berasal dari kata “Sura ing Bhaya” yang berarti “ Keberanian menghadapi bahaya “ diambil dari babak dikalahkannya pasukan Mongol oleh pasukan Jawa pimpinan Raden Wijaya pada tanggal 31 Mei 1293.
Tentang simbol kota Surabaya yang berupa ikan Sura dan Buaya terdapat banyak sekali cerita. Salah satu yang terkenal tentang pertarungan ikan Sura dan Buaya diceritakan oleh LCR. Breeman seorang pimpinan Nutspaarbank di Surabaya pada tahun 1918.  
( keyword: "Hipnotis - Kursus Pelatihan Hipnotis - Hipnotis Jakarta Denpasar - Hipnotis Surabaya Yogyakarta" )
Masih banyak cerita lain tentang makna dan semangat Surabaya. Semuanya mengilhami pembuatan lambang-lambang Kota Surabaya. Lambang kota Surabaya yang berlaku sampai saat ini ditetapkan oleh DPDRS kota besar Surabaya yang keputusan No. 34/DPRS tanggal 19 Juni 1955 diperkuat dengan Keputusan Presiden R.I No. 193 tahun 1955 tanggal 14 Desember 1956.

Sumber: www.surabayacity.wordpress.com